Pameran Produk KKN 72

Berikut adalah 2 produk unnggulan yaitu DHOJAN dan Es Javanis

Pakaan Laok

Banyak hal yang bisa ditemukan didesa Pakaan Laok yang mungkin tidak ada di Desa lainnya

KKN 72 Mengajar Mengaji

Mengaji, bukan hanya sekedar membaca ayat suci al-quran semata, tetapi juga dimulai dari kegiatan memahami huruf arab, tajwid serta terdapat tambahan kitab-kitab yang ditambahkan sebagai tuntunan untuk melaksanakan kegiatan sehari-hari menurut sunnah Nabi

Olahan Donat Jagung

Bersama mahasiswa KKN 72 Universitas Trunojoyo Madura jagung disulap menjadi donat yang sangat lezat dengan topping yang bervariasi

Es Javanis

Es Jagung Vanila Manis menjadi saksi telah diadakannya pelatihan olahan jagung yang kedua setelah donat jagung

Senin, 28 Januari 2019

Produk Unggulan

DhoJan
(Dhonat Jagung Manis)



Bahan Baku :
-          3 Bonggol Jagung
-          300 gr Jagung
-          3 sdm gula pasir halus (sesuai selera)
-          2 Kuning telur
-          5,5 gr Ragi Instant (Fermipan)
-          50 ml Air dingin dari kulkas
-          ¼ sdt garam
-          30 gr margarine

Topping :
-          Gula Halus
-          Meises
-          Jagung Manis
-          Jagung Gurih
-          Sprinkle

Cara Membuat :
-          Pipil jagung, kemudian rebus hingga matang
-          Blender jagung sampai halus
-          Campur seluruh bahan, uleni sampai kalis
-          Bulatkan adonan, tutup dengan lap setengah basah dan diamkan selama 30 menit
-          Kempiskan adonan, lubangi adonan.
-          Panaskan minyak goreng di wajan, goreng sampai donat kuning dan matang
-          Angkat, tiriskan dan dinginkan. Donat siap diberi topping dan disajikan

Harga Jual Tiap Kemasan :
Rp 3.000,-
Manfaat Konsumsi Produk :
a.       Mencegah anemia
b.      Baik untuk pencernaan
c.       Menurunkan kolestrol
Pangsa Pasar :
-          Oleh – oleh khas Madura
-          Dapat dikonsumsi semua usia
-          Camilan sehat dan murah meriah





ES KRIM JAGUNG



Bahan :
-          4 Bonggol jagung manis sisir
-          250 ml Susu cair ultra
-          2 Sachet susu kental manis
-          5 sdm Gula pasir (Sesuai Selera)
-          3 sdm Tepung maizena
-          125 ml Air putih
-          15 gr SP
-          3 tetes warna
-          1 bungkus Pondan rasa Vanila
Cara Membuat          :
-          Blender jagung, susu cair, susu kental manis, dan gula hingga halus, saring
-          Masak di panic dengan api kecil sambil terus diaduk
-          Setelah hampir mendidih tambahkan larrutan maizena (maizena + air) aduk hingga mengental dan meletup – meletup (mendidih)
-          Tuang ke tempat yang bersih, biarkan suhu ruang. Simpan di freezer semalaman
-          Setelah beku, kerok pake garpu atau sendok
-          Tim (panaskan di atas air mendidih) SP
-     Campurkan adonan yang sudah di kerok dengan SP yang sudah di tim kemudian di mixer hingg   mengembang
-          Tambahkan pewarna dan mixer sampai warna merata, tuang ke tempat yang sudah disediakan
-          Simpan di freezer tunggu sampai membeku
-          Es krim siap di hidangkan


Harga Jual Tiap Kemasan :

Rp 2.000,-


Manfaat Konsumsi Produk :
d.      Mencegah anemia
e.       Baik untuk pencernaan
f.       Menurunkan kolestrol


Pangsa Pasar :
-          Oleh – oleh khas Madura
-          Dapat dikonsumsi semua usia
-          Camilan sehat dan murah meriah




Donat jagung manis dan Es Krim Jagung manis menggunakan sumber daya alam berupa jagung, dimana jagung tersebut merupakan sumber daya unggulan di desa Pakaan Laok. Jagung merupakan salah satu tanaman yang mengandung karbohidrat yang terpenting di dunia.
Donat jagung dan Es Krim Jagung ini merupakan produk unggulan dari KKN72UTM yang di beri nama DhoJan (Dhonat Jagung Manis) dan ES JaVaNis (Es Krim Jagung Vanila Manis). Kreativitas dari produk ini terletak pada topping untuk donat serta varian warna pada es krim dan juga bahan baku dasar pembuatan donat dan es krim, yakni bahan baku jagung yang diperoleh dari perkebunan warga sekitar desa Pakaan Laok, untuk toppingnya sendiri kita juga menambahkan jagung manis dan jagung gurih sebagai variannya.

Kkn 72 UTM kembangkan bakat anak lewat pertunjukan pentas seni

            Kelompok 72 mahasiswa kuliah kerja nyata universitas trunojoyo Madura semester ganjil mengadakan pertunjukan pentas seni dengan tema “meningkatkan kualitas diri desa pakaan laok yang unggul dalam berbakat dan berkreatifitas“. Acara ini dihadiri oleh seluruh warga desa pakaan laok yang bertempat di kediaman bapak Nasuki yakni selaku bapak kepala desa di pakaan laok. Dimulainya pertunjukan ini merupakan pertanda bahwa pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa kkn 72 kepada warga desa pakaan laok telah berakhir. Mengapa demikian? Karena acara pentas seni ini merupakan sekaligus penutupan kkn bagi kelompok 72. #kkn72pamitan
            Meskipun terdengar seperti sebuah perpisahan, namun acara ini dikemas dengan sangat meriah dan gembira tentunya. Terbukti dengan antusiasme warga yang berdatangan. Hampir seluruh warga baik dari kalangan anak-anak, pemuda-pemudi hingga orang tua turut andil didalamnya. Masyarakat hadir tepat pada waktu yang ditentukan, bahkan tidak sedikit yang telah menunggu beberapa jam sebelum dimulainya pentas seni ini.
Acara yang berlangsung selama 3 jam ini, dibuka dengan grup paduan suara dari siswa-siswi SD Negeri 2 pakaan laok.



            Adapun kesenian yang ditampilkan pada acara ini yaitu seni tari, seni musik, dan seni suara. Yang mana pengisi acara merupakan siswa dan siswi dari sd negeri 1 pakaan laok, sd negeri 2 pakaan laok. Dan Madrassah diniyah al-futuhiyah. Yani salah satu pengisi acara perwakilan dari madrrassah diniyah al-futuhiyah mengaku senang dengan digelarnya pentas seni ini karena selain dapat menjadi bagian dari keluarga kkn 72 utm yani juga mampu mengekspresikan bakat yang dimiliki. 
            Terdapat beberapa tarian daerah yang ditampilkan termasuk tari gundul-gundul pacul oleh murid madrassah al-futuhiyah dan manuk dadali persembahan dari anak-anak sd negeri 1 pakaan laok.
Ditengah penampilan seni dari anak-anak desa pakaan laok, pembawa acara menyisipkan sesi pembagian doorprize. Membuat masyarakat semakin semangat mengikuti jalannya pertunjukkan hingga berebut hadiah yang disediakan. Ibu Mislia selaku warga Desa Pakaan Laok sekaligus wali murid salah satu pengisi acara mengungkapkan “Acara seperti ini perlu diadakan secara rutin karena berhasil membuat anak-anak semangat dalam belajar”. Ibu mislia juga mengaku sangat senang ketika mendapatkan doorprize serta bangga menyaksikan persembahan tari anaknya.
Selanjutnya acara di meriahkan oleh penampilan Toyib siswa SD Negeri 1 Pakaan Laok melalui bakatnya membaca puisi. Toyib membawakan puisi dengan tema “Kemerdekaan” yang berhasil membuat rasa nasionalisme para pendengarnya semakin menggebu-gebu.
Acara yang dimulai pukul 13:00 wib, ditutup dengan penampilan mahasiswa peserta kkn 72 dengan menyanyikan lagu “sampai jumpa milik Endank Soekamti”.
Penampilan penutup ini seketika menyihir suasana menjadi haru dan membuat hadirin yang menyaksikan menitihkan air mata seakan tak mengizinkan kegiatan kkn 72 ini berakhir. Bapak Nasuki (kepala desa pakaan laok) berpesan agar silaturahmi diusahakan tetap terjalin walaupun masa pengabdian telah berlalu.

Minggu, 27 Januari 2019

Profil Desa Pakaan Laok Kecamatan Galis Kabupaten Bangkalan


Desa Pakaan Laok merupakan salah satu desa yang berada di kawasan kecamatan Galis Kabupaten Bangkalan Madura. Desa ini memiliki 3400 penduduk dengan mayoritas pekerjaannya adalah menjadi petani. Desa Pakaan Laok memiliki tipografi dataran tinggi, yang mana dikelilingi oleh bukit-bukit yang menjulang tinggi. Dipimpin oleh kepala desa bernama Bapak Nasuki yang menjabat sejak tahun 2016 lalu, desa Pakaan Laok sedikit mengalami kemajuan karena pengerjaan jalan aspal semakin meluas dan diperbaiki sedemikian rupa.
Batasan desa Pakaan Laok yaitu, sebelah utara berbatasan dengan desa Pakaan Dajjah dan Trangen Timur, sedangkan di sebelah selatan berbatasan langsung dengan Desa Pakong dan Manggan. Untuk perbatasan desa di bagian barat, berbatasan dengan Trangen Timur dan Alas Kupon. Batasan terakhir dibagian timur desa, langung berbatasan dengan Desa Galis dan Pekatan. Pakaan Laok sudah didedikasi sebagai kampung KB oleh pemerintah, maka dari itu, program KB di desa ini sangat dijalankan demi menekan angka pertambahan penduduk yang semakin membludak. Selain program KB, program pemerintah yang dijalankan yaitu PKH (Program Keluarga Harapan). PKH sendiri di programkan untuk meningkatkan angka perekonomiain di Desa Pakaan Laok.
Mempunyai  luas tanah sekitar 397.617 km3 desa Pakaan Laok dibagi menjadi 5 dusun. Dusun pertama yakni Dusun Barung, yang kedua adalah Dusun Pakaan Laok, dusun yang ketiga adalah Dusun Taman Sari, keempat adalah Dsusun Pakaan Tengah, dan dusun terakhir adalah Dusun Sumber Kara. Kelima dusun tersebut masing-masing dipimpin oleh satu kepala dusun atau biasa di sebut Apel (dalam bahasa setempat). Kepala Dusun bertugas untuk menghubungkan semua warga di desa Pakaan Laok, serta membantu tugas kepala Desa untuk mengatur seluruh bagian yang ada di desa. Tiap harinya, para Kepala Dusun berkumpul di rumah bapak Kepala Desa untuk membahas keperluan apa saja yang mungkin dibutuhkan di setiap dususn maupun di seluruh Desa Pakaan Laok. Desa Pakaan Laok belum memiliki kantor Keala Desa, maka dari itu, seluruh kegatan yang berhubungan dengan desa, dilaksanakan di rumah Kepala Desa (Klebun).



Sektor pertanian yang mayoritas di tanam oleh warga desa Pakaan Laok adalah tanaman jagung. Jagung dinilai mudah untuk ditanam dan sesuai dengan iklim Desa Pakaan Laok yang bersuhu lebih rendah. Selain jagung, warga Desa Pakaan Laok juga menanam kacang tanah, kentang jawa (larbhe’) dan cabai. Dari sektor peternakan, mayoritas warganya memiliki sapi, kambing, dan ayam sebagai hewan yang diternakkan. Sektor peternakan yang paling menonjol adalah peternakan ayam yang berada di Dusun Pakaan Tengah.  
Pakaan Laok memiliki bukit yang bernama bukit Barung. Bukit Barung terletak di  dusun Barung. Letak bukit ini tidak jauh dari rumah Kepala Desa, yakni bapak Nasuki. Dari rumah bapak Nasuki, cukup berjalan ataupun naik motor ke arah timur. Jalanannya cukup menanjak, sehingga ketika ingin menuju puncak, harus menggunakan motor yang tahan banting. Puncak bukit Barung tidaklah luas, namun cukup tinggi sehingga seluruh desa Pakaan Laok dapat terlihat dengan jelas. Ketika matahari hendak menyembunyikan sinarnya, disitulah letak keindahan sesungguhnya. Langit yang berwarna jingga kemerah-merahan serta sedikit menimbulkan awan mega, membuat indahnya pemandangan senja di bukit Barung tak terlupakan sampai kapanpun.

Zainatus Sholikhah

MENJELANG TAHUN BARU

Minggu, 30 Desember 2018, KKN kelompok 72 Universitas Trunojoyo Madura yang mengabdi di Desa Pakaan Laok Kecamatan Galis Kabupaten Bangkalan mengadakan acara tahun baruan bersama warga setempat. Persiapan dilaksanakan mulai dari siang hari sampai menjelang malam. Hal yang dipersiapkan yakni pembuatan makanan untuk konsumsi warga dan juga persiapan tempat untuk pelaksanaan acara tahun baruan.
Malam tahun baru yang diadakan pada tahun lalu hanya sekedar berkumpul bersama warga di bukit Barung sampai bergantinya tahun. Namun dengan ide yang disumbang oleh kelompok KKN 72, maka acara tahun baru dikonsep berbeda dari sebelumnya. Dengan disetujui oleh bapak Kepala Desa, maka tercetuslah acara menonton film bersama warga serta karaokean bersama. Acara digelar di atas bukit Barung yang terletak di Dusun Barung Desa Pakaan Laok Kecamatan Galis Kabupaten Bangkalan.



Mempersiapkan makanan yang akan disantap oleh warga merupakan tugas para perempuan. Menanak nasi, menggoreng lauk serta membuat sambal sudah dimulai sejak siang hari oleh anggota keluarga  Kepala Desa dan dibantu oleh rekan-rekan putri KKN 72. Sedangkan rekan-rekan yang putra membantu mempersiapkan tempat yang berada di bukit Barung. Setlah semuanya dirasa siap, baik dari segi konsumsi maupun tempat, acara dimulai. Pukul sembilan malam waktu itu, momen menegangkan terjadi. Ketika semua orang telah berkumpul di atas bukit, tiba-tiba hujan datang menerpa, tidak langsung deras, namun cukup membuat basah semua orang. Dan kahirnya, acarapun berubah haluan dan berakhir digelar di depan rumah bapak Kepala Desa, bapak Nasuki.
Dikarenakan hujan mendadak mengguyur sebelum acara dimulai, banyak anak-anak yang memutuskan untuk pulang ke rumah masing-masing, dan yang menghadiri acara kebanyakan orang deawasa terutama bapak-bapak. Atas saran dari mereka maka film yang diputar adalah film ber-genre horor. Danur, merupakan film pilihan yang diputarkan untuk di tonton bersama. Untuk peralatan menonton film seperti proyektor sudah disedikan oleh bapak Kepala Desa.
Kebersamaan, menjadi momentum yang paling dicari ketika diadakannya acara seperti ini. kebersamaan membuat kita bisa membaur dengan akrab serta kebersamaan juga menjadikan kita tidak merasakan kesepian kembali. sejenak meresapi kebersamaan untuk menghilangkan rasa kebosanan bukanlah hal yang sulit. Namun membuat momentum kebersamaanlah yang sedikit menguras tenaga. Jika diberi kesempatan untuk bersama, maka manfaatkan, sebelum kesepian merajai dan membuat sepi kembali menggerogoti.
Zainatus Sholikhah


Senam Sehat, Senam Ceria Bersama KKN 72


Kegiatan berolah raga merupakan kegiatan yang menyehatkan tubuh kita bersama. berolah raga bukan hanya dapat dilakukan dengan berlari pagi, nge-gym ataupun yoga. Berolah raga juga dapat dilakukan dengan gerakan yang ringan atau dengan menggunakan melodi dari lagu tertentu atau biasa kita namakan dengan senam. Senam yang paling menyehatkan adalah senam yang dilakukan ketika pagi hari bersama keluarga maupun dengan teman-teman. Ada bermacam-macam senam yang kita ketahui dengan seksama, seperti senam SKJ, senam aerobik, zumba, dan lain sebagainya.



Anggota KKN 72 yang mengabdi di desa Pakaan Laok juga melaksanakan kegiatan senam bersama warga desa. Bertujuan untuk mengajak warga desa supaya meningkatkan kesehatan tubuh secara bersama-sama. Dilaksanakan pada setiap hari minggu. Senam merupakan proker tambahan yang dimasukkan anggota KKN 72 di desa ini, selain bertujuan untuk menyehatkan tubuh, senam bersama warga desa juga digunakan untuk ajang supaya lebih dekat dengan warga.
Dimulai pukul 07.00 WIB anggota KKN menyiapkan peralatan yang digunakan untuk melaskanakan senam seperti, sound system dan video tutorial senam. Senam yang dilakukan bersama warga desa adalah senam SKJ 2015, senam pong sipong, serta senam pinguin. Untuk instruktur senamnya sendiri adalah anggota KKN 72 yang sudah terpilih dan juga sudah menguasai materi senam yang akan dilaksanakan. Senam yang dilaksanakan pada hari minggu, 20 Januari 2018 merupakan senam terakhir yang dilakukan seluruh anggota KKN 72 sebelum masa baktinya berakhir. Dengan istruktur senam SKJ yaitu saudara Hendro, beserta anggota KKN dan seluruh anak-anak desa Pakaan Laok, senam berlangung dengan semangat dan sangat ceria.
Melodi melantun indah ketika video senam SKJ 2015 diperlihatkan kepada anak-anak. Antusiasme mereka mengembara ketika mengucapkan kata “ ha” di sela-sela senam berlangsung. Dengan gerakan sederhana dan irama yang sederhana pula membuat bulir keringat tak ingin jatuh menetes melewati pelipis milik anak-anak. Maka dilanjutkan dengan senam berikutnya, yakni senam pinguin. Gerakan senam yang lucu mirip dengan pinguin membuat anak-anak semakin bersemangat untuk melanjutkan senam dipagi ini. Senam terakhir adalah senam Pong sipong. Gerakannya cukup cepat dan bertumpu pada kaki, sehingga sedikit membuat kaki terasa pegal. Senam sipong digunakan untuk membakar lemak tubuh bagian paha dan lengan.
Setelah berakhirnya senam sipong, peluhpun menetes tak henti-hentinya. Jantung terasa berdetak sedikit lebih kencang dari sebelumnya, hal ini menandakan bahwa lancarnya aliran darah yang berada di dalam tubuh. Keringat yang keluar menandakan keluarnya racun yang selama ini terpendam dalam tubuh. Jadi kegiatan senam ini akan bermanfaat bagi mereka yang benar-benar melaksanakannya dengan baik.
Berolahraga bukanlah momok menyakitkan, tetapi dengan berolah raga, penyakit akan hilang dengan sendirinya. Memulai berolahrga memang berat, tetapi jika dilakukan bersama-sama ibarat berat sama dipikul ringan sama di jinjing. Bergotong royong dalam membasmi penyakit dalam tubuh masing-masing. Senam sehat, senam ceria, hiduppun menjadi lebih berbahagia.


Zainatus Sholikhah

Es Javanis, Produk Unggulan Desa Pakaan Laok Kecamatan Galis Kabupaten Bangkalan

Kamis, 17 Januari 2019 menjadi saksi akan diadakannya pelatihan olahan jagung yang kedua setelah donat jagung. Bertemakan yang dingin-dingin menyegarkan, es javanis tercipta untuk menjadi penyegar dikala panas melanda. Es Javanis merupakan olahan terbaru dari bahan jagung manis. Biasanya jagung manis hanya dimasak dengan di rebus atau di bakar, dengan pelatihan ini, akan dipaparkan pembuatan olahan dari jagung yang akan dibuat menjadi eskrim. Es Javanis merupakan singkatan dari eskrim Jagung manis yang tentunya bahan baku yg digunakan adalah jagung manis.
Pelatihan olahan jagung diadakan di teras rumah bapak Kepala Desa pada pukul 09.00 pagi. Peserta yang datang lumayan banyak, dan kebanyakan berasal dari golongan ibu-ibu rumah tangga. Ibu-ibu desa Pakaan Laok sangat antuias ketika mendatangi pelatihan olahan jagung yang diadakan oleh kelompok KKN 72. Dipandu oleh saudari Zumrotul Nisail Fudla, Fela Ekawati dan Zainatus Sholikhah, pelatihan dimulai tepat pada pukul 09.30 WIB. Sebelum pelaksanaan pelatihan dimulai, terlebih dahulu, anggota KKN 72 sudah menyiapkan es Javanis yang sudah jadi, demi mempersingkat waktu pendinginan. Bahan-bahan yang digunakan tentunya adalah jagung manis, tepung eskrim merk pondan, susu kental manis, dan 150 cc susu full cream, bagi penyuka rasa manis dapat ditambahkan gula menurut selera. Cara pembuatan es javanis ini cukup mudah, yang pertama dilakukan adalah memipil jagung manis setelah itu di kukus dan dinginkan selama tiga puluh menit dan sesudah itu jagung diblender sampai halus. Selesai dengan jagung yang sudah halus, maka yang harus dilakukan adalah menyiapkan adonan untuk eskrimnya.

Untuk adonan eskrim, yang pertama dicampurkan adalah tepung pondan, setelah itu susu cair dan susu kental manis, dan terakhir adalah jagung manis yang sudah di haluskan. Setelah semua tercampur, baru di mixer dengan kekuatan sedang selama kurang lebih 15-20 menit hingga adonan eskrim terlihat mengembang dan terasa halus. Ketika adonan eskrim sudah mengembang, waktunya untuk memasukkan adonan ke freezer selama delapan jam, sehingga eskrim akan sedikit memadat dan dingin. Untuk mempercantik tampilan eskrim, dapat ditambahkan meses ataupun buah-buahan segar.
Es Javanis yang manis membuat hari-hari semakin berbahagia, karena memakan makanan manis akan menimbulkan peningkatan kadar serotonin tubuh yang menyebabkan munculnya perasaan bahagia. Bukan hanya karena itu, olahan eskrim yang terbuat dari jagung juga memiliki banyak manfaatnya, salah satunya adalah baik untuk kesehatan pencernaan. Maka dari itu, es krim ini sangat baik untuk dikonsumsi anak-anak maupun orng dewasa.
Pelatihan pembuatan es Javanis ini bertujuan tidak hanya untuk meningkatkan produksi olahan jagung, tetapi juga bertujuan untuk memberikan referensi kepada masyarakat, bahwa jagung juga dapat di olah menjadi es krim yang bernilai jual tinggi.

Zainatus Sholikhah

Rabu, 23 Januari 2019

Banggalah menjadi dirimu, dirimu untuk indonesiamu.


Indonesia, beribu pulau menjadi kebangganmu, beribu adat istiadat menjadi penghiasmu, dan berjuta-juta generasi bangsa menjadi tombak untuk membuatmu maju. Indonesia, bukan sekedar nama, Indonesia tertulis di dalam jiwa di setiap benih kecil anak pewaris bangsa. Pendidikan adalah tombak itu, tombak yang membuat generasi bangsa dapat mengikuti perkembangan zaman, sehingga Indonesia tidak ketinggalan.
Sekolah Dasar, menjadi langah awal untuk memulai semuanya. Belajar membaca, menulis, berhitung, bergerak bebas, bermain dan gelak tawa mengiringi dentuman langkah untuk memperbaiki negri ini. SDN Pakaan Laok 01 dan 02 menjadi salah satu tombak pendidikan di Desa Pakaan Laok ini. membina anak-anak bangsa menjadi generasi yang berbudi luhur serta memiliki kemampuan yang kreatif dalam segala hal. Persoalan berapa jumlah anak bangsa yang dibina bukanlah hal yang perlu untuk dibesar-besarkan, yang terpenting adalah mereka mau menempuh pendidikan dengan benar dan mereka mampu menyerap materi dengan baik merupakan hal yang sudah menjadi kebanggaan.




28 siswa, adalah jumlah anak bangsa yang belajar di SDN Pakaan Laok 02. 28 bukan jumlah untuk satu kelas, tetapi 28 adalah jumlah keseluruhan siswa dari kelas satu sampai kelas enam. Dengan diimpin oleh kepala sekolah bernama bapak Hasan beserta satu orang guru bernama bapak Sipul, sekolah berlangsung sebagaimana semestinya. Melanyani mereka yang ingin membangun negri ini, membimbing anak bangsa dengan sepenuh hati. Setiap pagi, anak-anak bersemangat untuk berangkat belajar, meskipun jalan yang ditempuh dipenuhi dengan drama naik turun bukit, hal tersebut tidak menjadi masalah untuk mereka. Mereka tak pernah malu, bahkan mereka selalu mengakui bahwa mereka adalah anak-anak bangsa yang akan memperbaiki generasi berikutnya. Semangat siswa SDN Pakaan Laok 02 menjalar sampai kepada siswa SDN Pakaan Laok 01. Bukan untuk membandingkan, tetapi kenyataan menyatakan bahwa di SDN Pakaan Laok 01 memiliki siswa yang lebih banyak dari SDN Pakaan Laok 02. Berjalan menyusuri alam yang sedikit jauh adalah hal biasa untuk ditempuh demi mendapatkan ilmu yang diberikan oleh guru.
Pengharapan ibu pertiwi ada di tanganmu, maka dari itu berbanggalah dan jangan mengeluh. Semangatlah nak, dan persiapkan dirimu untuk Indonesiamu.
                                                       

Sabtu, 19 Januari 2019. (Zaina).

Rabu, 16 Januari 2019

KKN 72 Olah Jagung Menjadi Donat


Jagung merupakan makanan pokok selain nasi. Dengan kandungan karbohidrat, zat .besi serta vitamin C di dalamnya, sehingga mampu menambah sumber energi, mencegah anemia, menurunkan kolesterol, dan baik untuk pencernaan. Pengolahan jagung selama ini masih sangat sederhana yaitu dengan direbus, dibakar, ataupun bakwan jagung. Namun, bersama mahasiswa KKN 72 Universitas Trunojoyo Madura jagung disulap menjadi donat yang sangat lezat dengan topping yang bervariasi. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan di rumah Bapak Nasuki selaku Kepala Desa Pakaan Laok, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan dan dihadiri oleh 21 warga di sekitar. Jenis kegiatan ini berupa pelatihan memasak yang memanfaatkan bahan lokal, yaitu jagung. Dikarenakan jagung merupakan komoditi utama di desa ini. Produk yang menjadi unggulan diberi nama DHOJAN yaitu singkatan dari DHOnat Jagung maNis.




Pembuatan DHOJAN cukup sederhana serta bahannya mudah didapat. Adapun bahan yang digunakan adalah 4 buah jagung yang direbus dan dihalukan, 300g tepung terigu, 3 sdm gula halus, 1/8 mentega yang dicairkan, 2 butir kuning telur, setengah sendok fermipan, dan 40g susu bubuk. Topping DHOJAN yang digunakan adalah pasta coklat, jagung manis rebus, meses, krim, dan gula halus. Proses pembuatan DHOJAN yang pertama adalah mencampurkan semua bahan yang kemudian diuleni hingga kalis. Langkah selanjutnya adalah adonan dibanting selama 30 menit. Setelah itu, adonan dibentuk menjadi bulatan kecil yang kemudian didiamkan selama 30 menit dengan tujuan agar donat mengembang. Adonan donat yang sudah mengembang siap untuk digoreng. Ketika donat berubah warna coklat, maka donat diangkat dan ditiriskan. Langkah terakhir adalah memberi topping pada donat yang sudah dingin sesuai selera.
Warga Desa Pakaan Laok sangat antusias pada saat pelatihan pembuatan DHOJAN. Hal ini dapat dilihat dari keaktifan mereka bertanya mengenai bahan ataupun cara pembuatan DHOJAN serta ikut turun tangan membantu dalam pembuatan donat tersebut. Menurut pendapat Mislia, “DHOJAN ini sangat enak dan memiliki tekstur yang sangat empuk sekali. Semua topping sangat cocok, tapi topping yang paling saya sukai adalah pasta coklat jagung rebus”. Ibu Thowilah juga ikut memberikan pendapatnya, menurut beliau donat jagung rasanya enak, tetapi kurang manis jika belum ditambah dengan topping.
Dengan adanya pelatihan ini dapat menambah wawasan mengenai pengolahan jagung sebagai produk unggul yang bernilai jual tinggi. Warga Desa Pakaan Laok dapat mempraktekkan di rumah untuk disajikan kepada keluarganya terutama anak-anak untuk mengurangi uang jajan mereka. Selain itu, warga Desa Pakaan Laok juga dapat mendirikan industri rumah tangga dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. (Datul)

Kamis, 10 Januari 2019

KKN 72 Mengajar Mengaji

Bukan hal yang baru jika kita berbicara kegiatan membaca ataupun mempelajari Al-Quran dengan sebutan mengaji. Bagi umat islam, kegiatan mengaji merupakan kegiatan yang wajib dilakukan demi mendalami dan mempelajari agama islam sejak dini. Biasanya kegiatan mengaji ini dilaksanakan di sebuah masjid ataupun sebuah bangunan khusus yang dinamakan Madrasah serta di ajari langsung oleh ustadz maupun ustadzah yg sudah berpengalaman. Madrasah sendiri menaungi anak-anak yang ingin mengaji dari yang masih menginjak Taman Kanak-kanak sampai  dewasa. Seperti halnya madrasah yang berada di kecamatan Galis tepatnya di desa Pakaan Laok, dusun Barung. Kegiatan mengaji di dusun ini merupakan kegiatan yang wajib dilaksanakan setiap hari mulai pukul 14.00 hingga pukul 15.00 WIB.
Mengaji, bukan hanya sekedar membaca ayat suci al-quran semata, tetapi juga dimulai dari kegiatan memahami huruf arab, tajwid serta terdapat tambahan kitab-kitab yang ditambahkan sebagai tuntunan untuk melaksanakan kegiatan sehari-hari menurut sunnah Nabi. Biasanya kitab yang dipelajari mulai dari kitab yang membahas mengenai tata cara sholat yang benar, berwudhu, adab makan-dan minum, berpuasa, dan sebagainya. Hal tersebut di harapkan supaya mereka lebih memahami islam dengan keseluruhan.


Kemarin, hari senin tanggal 8 Januari 2019, kelompok KKN 72 UTM berkesempatan untuk mengunjungi lagi madrasah yang terdapat di dusun Barung Desa Pakaan Laok tersebut, setelah sebelumnya juga sudah mengunjungi pada tanggal 31 Desember 2018. Untuk kedepannya, kunjungan tersebut akan berlangsung setiap hari senin. Kegiatan tersebut tidak semata-mata mengunjungi untuk mengamati kegiatan mengaji, tetapi juga ikut serta dalam mengajari anak-anak yang ada di sana. Madrasah tersebut membagi siswa nya ke dalam tiga kelas yang berbeda, kelas pertama merupakan kelas anak-anak yang masih menginjak TK sampai SD kelas 2. Kelas kedua merupakan kelas yang berisi anak-anak yang masih bersekolah SD kelas 3,4, dan 5. Sedangkan kelas ketiga berisi anak-anak kelas 6 SD sampai SMP. Jumlah muridnya tidak sebanyak murid madrasah lainnya, dikarenakan banyak yang putus mengaji ketika mereka menginjak ke Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Madrasah tersebut juga mempelajari bahasa arab ketika hari Senin, dan hari berikutnya diisi dengan mempelajari kitab maupun membaca Al-Quran bersama-sama. Tak heran bila anak-anak di desa Pakaan Laok ini sudah sangat lancar dalam membaca kitab suci Al-Quran maupun menulis huruf arab. Banyak juga anak-anak di desa ini yang berada di pondok pesantren demi memperdalam agama islam yang dipelajarinya. Pernah mendengar pernyataan yang mengatakan jika orang Madura merupakan orang-orang yang sangat agamis dan menjunjung tinggi agama islam?. Jika pernah, pernyataan tersebut bukan pernyataan yang salah, bahkan pernyataan tersebut nyata adanya. Terbukti dengan pendidikan agama islam yang sangat diutamakan dengan didirikannya madrasah-madrasah demi membimbing generasi berikutnya yang agamis serta lebih mengenal islam untuk masa depan.
Kegiatan mengaji tidak semata diperuntukkan untuk anak-anak kecil saja, tetapi remaja dan juga orang dewasa juga boleh ikut dalam kegiatan mengaji. Jika dirasa malu ketika datang ke madarasah, tidak usah khawatir, megaji juga dapat dilaksanakan di rumah sendiri dengan bimbingan orang tua atau kerabat yang dapat membimbing dengan baik. Kegiatan mengaji di dusun Barung Pakaan Laok ini tidak hanya dilaksanakan di Madarasah semata, tetapi mereka semua juga mengaji di rumahnya masing-masing ketika setelah melaksanakan sholat maghrib. Lantunan ayat suci Al-Quran selalu terdengar merdu ketika setelah matahari tak lagi menampakkan sinarnya hingga matahari muncul kembali di ufuk timur desa Pakaan Laok ini. (Zaina)